PENYAMAAN PERSEPSI DALAM REHABILITASI DAS KRITIS
23 Jun 2009 (13:56)

Upaya penyelamatan Sumber Daya Air (SDA) yang telah dilakukan selama ini tidak sebanding dengan laju pengerusakan dan degradasi sumber daya lahan dan air. Terbukti dengan meningkatnya Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis dan kondisinya semakin meningkat dari waktu ke waktu, demikian ditegaskan oleh Dirjen SDA, Iwan Nursyirwan, dalam pembukaan Workshop Konsolidasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) Antar Departemen, 16-17 Juni 2009 di Jakarta.

“Untuk itu diperlukan upaya konservasi lahan dan air agar terwujud kemanfaatan sumber daya air secara optimal dan berkelanjutan. Mengembalikan keseimbangan siklus hidrologis pada DAS sehingga keandalan sumber air, baik kualitas maupun kuantitas air dapat terkendali melalui pemberdayaan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat serta penegakan hukum,” lanjut Iwan.

Iwan juga mengharapkan ke depan agar peranan Balai/Balai Besar Wilayah Sungai (BWS/BBWS) sebagai salah satu fasilitator implementasi GNKPA lebih pro aktif serta mempu menginisiasi, mengajak dan meyakinkan pemerintah daerah tentang pentingnya penyelamatan sumber daya lahan dan air sehingga pelaksanan GNKPA menjadi kebutuhan pemerintah daerah.

Selain itu, lanjut Iwan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi, Budaya dan Peran Serta Masyarakat (Sebranmas) Departemen PU juga dilibatkan untuk memberikan masukan dan kajian tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu Ketua Sekretariat Tim GNKPA Antar Departemen, Eddy A Djayadiredja, melaporkan, kerusakan DAS yang terjadi sebagian besar berada di bagian hulu, dan ini berpengaruh terhadap keberlanjutan SDA. Hal tersebut akan menambah kompleksitas permasalahan seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Oleh karena itu implementasi kegiatan GNKPA di awali dengan perbaikan DAS bagian hulu, melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan serta konservasi SDA.

Dalam penjelasannya, Eddy menyebutkan, saat ini sudah tercatat 24 provinsi pada 35 DAS yang sudah melaksanakan program GNKPA, dengan tahapan penanganan berupa sosialisasi dan pembentukan Tim GNKPA mulai tingkat Provinsi, Kabupaten Kota, serta penyusunan Rencana Teknis Konservasi Lahan dan Air.

Penyamaan_presepsi_DAS_kritis_2.jpg “Pengalaman penanganan kolaborasi di Sub DAS Keduang, merupakan pembelajaran agar kegiatan serupa dapat dipersiapkan lebih sistematis, dengan menyusun rancangan teknis yang menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan dan pengendalian. Pencanangan kolaboratif dalam waktu dekat akan dilaksanakan di DAS Cimanuk, Pangkalan Cipanas dan Cisanggarung untuk mendukung pembangunan bendungan Jati Gede”, jelas Eddy.

Topik Workshop Konsolidasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air Antar Departemen ini adalah Implementasi Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri Tentang Rehabilitasi DAS Kritis untuk Konservasi Sumber Daya Lahan dan Air.

Pencanangan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air itu sendiri telah dilaksanakan oleh Presiden RI pada 28 April 2005 dengan dilatarbelakangi adanya kondisi krisis SDA yang diakibatkan oleh pertambahan penduduk, industri, dan pembangunan ekonomi yang berbasis sumber daya alam; penataan ruang, alih fungsi lahan dan penerapan hukum yang kurang terkendali; kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang semakin meningkat; kualitas air makin merosot akibat pencemaran; dan pemanfatan sumber daya air tidak efisien dan tidak adil akibat penggunaan air yang masih boros baik untuk keperluan irigasi, rumah tangga, maupun industri.

Tindaklanjut pencanangan GNKPA, dilakukan Kesepakatan Bersama untuk Rehabilitasi DAS Kritis melalui Konservasi Sumber Daya Lahan dan Air antara Menteri Kehutanan, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Pertanian tanggal 9 Mei 2007. Kesepakatan ini dimaksudkan sebagai upaya terpadu mensinergikan kegiatan rehabilitasi DAS kritis untuk konservasi sumber daya lahan dan air.

Workshop dihadiri oleh 31 utusan dari BWS/BBWS di lingkungan Ditjen SDA, perwakilan dari Departemen Perhutanan dan Departemen Pertanian. Tujuan workshop ini adalah untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan kegiatan GNKPA, serta mengetahui permasalahan yang telah dilaksanakan, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan oleh Pusat dan daerah serta memantapkan langkah-langkah dan arah perbaikan dalam upaya penyelamatan sumber daya lahan dan air yang berkelanjutan.

 sumber : www.pu.go.id



PENCARIAN
  Website
  Berita
  Database
PETA INTERAKTIF
DATABASE SDA
POS REAL TIME
BBWS
Tinggi Muka Air
Status(m) :
Selengkapnya
Curah Hujan
Status(mm) :
Selengkapnya